Awas! Gula Darah Bisa Naik Tajam Oleh Hal Ini

Awas! Gula Darah Bisa Naik Tajam Oleh Hal Ini. Jika kita mengabaikannya, bukan tidak mungkin dampak buruk penyakit perlahan-lahan menghampiri.

Awas! Gula Darah Bisa Naik Tajam Oleh Hal Ini

Gula darah pada level normal awalnya memang dianggap penting sekali guna membantu diri anda tetap sehat dan fungsi tubuh menjadi baik. Namun apa yang terjadi ketika kadar gula darah sudah berubah tinggi?

Gula dalam darah memiliki kisaran angka :

  • Sebelum makan: sekitar 70-130 mg/dL
  • Dua jam sehabis makan: kurang dari 140 mg/dL
  • Setelah tidak makan (puasa) selama sekitar delapan jam: kurang dari 100 mg/dL
  • Menjelang tidur: 100 – 140 mg/dL

Gula darah termasuk sumber energi setiap sel-sel tubuh dengan cara dibakar insulin yang diproduksi pankreas dan sisanya disimpan ke hati untuk dipakai di waktu selanjutnya.

Hiperglikemia yaitu istilah dunia medis dari kondisi gula darah tidak terolah di mana dapat menunjukkan beragam gejala kehausan kuat, penglihatan buram, selalu ingin buang air kecil, badan lemas, berat badan menipis, nafsu makan hebat, kulit mengering dan memerah, pusing, mudah gelisah, kesadaran berkurang bahkan membuat bahaya serius lain.

Nah tahukah anda bahwa gula darah cenderung meningkat tidaklah semata-mata konsumsi makanan yang terasa manis saja. Ada juga faktor menu makanan berikut yang tanpa sadar memberi kekhawatiran.

Siapa yang belum pernah mencoba mie instan ? Hm… Mie instan terdengar tidak asing lagi karena sejak dahulu hingga sekarang menjadi favorit sebagian besar masyarakat indonesia, khususnya anak kos di masa-masa kritis akhir bulan. Mie instan bisa dikreasikan dengan irisan pakcoy, selada dan cabe rawit atau kadang cukup kerupuk serta nasi.

Padahal dibalik kelezatan pas menyantapnya, siapa sangka ternyata mie instan mampu mengancam kesehatan.

Mie instan merupakan salah satu makanan yang telah lewat serangkaian proses. Makanan yang diproses bukan hanya makanan yang telah jadi lalu dipanaskan ulang, melainkan makanan yang telah diubah dari bentuk asli ke bentuk baru karena alasan kesehatan, kenikmatan, maupun alasan tertentu.

Berbicara proses yang dapat terjadi pada tatacara makanan ini dilakukan antara lain adalah pendinginan, pemasakan, pemanasan dan pengeringan. Bahaya mie instan jika dimakan terlalu sering terkait dengan banyaknya proses kimia dan penambahan bahan-bahan lain yang tidak baik untuk kelangsungan kesehatan.

Banyak penambahan lemak, garam dan gula sengaja demi rasa yang nikmat sekaligus agar awet disimpan jangka panjang,  tidak berbanding lurus kandungan zat nutrisinya. Sehingga mie instan pada tubuh dimakan terlalu sering berpeluang berpenyakit diabetes.

Perhatikan ungkapan dokter Simran Saini seorang ahli gizi asal Rumah Sakit Fortis New Delhi

Mie instan terbuat dari maida. Maida adalah olahan tepung terigu yang telah mengalami proses penggilingan, penghalusan, dan pemutihan. Menurut beliau maida yang terkandung pada mie instan hanyalah bahan tambahan yang tidak memiliki kandungan nutrisi apapun selain kaya akan rasa. Sehingga konsumsi maida justru hanya akan memicu kegemukan.

Selain itu, maida juga memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga konsumsi maida dapat meningkatkan gula darah Anda. Saat mengkonsumsi maida, pankreas akan melepaskan insulin dengan segera untuk mencernanya, yang seharusnya membutuhkan waktu. Kondisi ini dapat memicu pembengkakan hingga berpotensi diabetes tipe 2.

Semoga informasi di atas menginspirasi anda memelihara kesehatan yang mahal.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan Chat Di Sini!